8 Tips merawat rambut rontok berdasarkan pengalaman pribadi

Hai... bagaimana kabarmu hari ini? semoga baik dan sehat ya..

Salah satu masalah yang sering dihadapi kaum hawa adalah masalah kecantikan. Banyak klinik kecantikan yang khusus untuk memanjakan kaum hawa agar terlihat lebih cantik. Dunia kecantikan pada wanita tidak hanya berkutat pada persoalan kulit terutama wajah. Salah satu primadona yang dimiliki wanita ialah rambut.

Rambut telah diibaratkan sebuah mahkota kerajaan wanita. Bagi sebagian wanita merawat rambut menjadi sebuah tantangan tersendiri. Seperti halnya saya yang dengan susah payah merawat rambut hingga menjadi lebih sehat dan kuat.

Rambutku sangat banyak. Hitam tebal dan memiliki batang rambut yang tergolong besar. Bayangkan saja model iklan sampo yang berambut panjang dan tebal itu. Rambutku yang lebat memiliki beberapa problem tersendiri. Dikarenakan sewaktu sekolah aku belum terlalu bisa merawat diri akhirnya semakin memperburuk keadaan rambutku.

Aku baru menyadari kalau rambutku bagai hutan belantara tak terawat ketika memasuki kuliah. Rambutku bertipe kering serta kulit kepala yang berminyak. Saking banyaknya rambutku sangat mengembang seperti singa. Banyak orang yang tidak menyadari kalau tipe-tipe seperti itu membuat perbedaan yang signifikan terhadap perawatan rambut yang nantinya akan dijalani.

Aku jelaskan singkat dulu ya.. kebanyakan orang hanya mengerti rambut rontok disebut dengan hair fall sedangkan hair fall sendiri bukan rambut rontok yang "sesungguhnya". Rambut hair fall juga disebut rambut rontok, tapi bukan rontok dari akarnya melainkan rambut itu rontok karena patah. Kalau kalian mengamati ada rambut yang rontok tapi tidak terlihat akar rambutnya? nah itu disebut hair fall.

Terus yang dimaksud rambut yang beneran rontok tuh yang gimana sih? rambut rontok yang akan aku bahas habis-habisan di artikel ini adalah rambut hair loss. Berbeda sama hair fall yang rontok karena patah… hair loss rontoknya memang asli rontok terlepas dari akarnya. Hair loss yang sudah parah dapat menimbulkan kebotakan permanen.

Saat mulai merawat rambut, aku sudah wara-wiri dari artikel satu ke artikel lainnya. Mencoba try and error disetiap tipsnya berharap ada hasil signifikan pada perkmebangan kesehatan rambut. Ada yang berhasil tapi banyak juga yang tidak.

Aku memang lebih suka perawatan yang diy alias do it yourself. Hal ini kulakukan karena menurutku perawatan salon rambut itu mahal  dan yang mengerti benar keadaan rambut kita adalah kita sendiri. Jadi, kalau ada gagal dalam merawatnya kita nggak terlalu rugi di uang. Maklum, penulis masih anak kuliahan yang belum berpenghasilan sendiri.

(hariangadis.com)

 

Pada ngga mau kan kepala kalian terlihat botak? Yuk tanpa penjelasan yang panjang lagi kita langsumg menuju tips untuk merawat rambut rontok kita.

 

1. Sampo.

Keramas menjadi salah satu hal terpenting waktu kita mulai merawat rambut. Kandungan kimia dalam sampo dapat membuat rambut kita menjadi lebih baik bahkan memperburuknya. Sampo yang cocok digunakan untuk merawat rambut rontok adalah sampo yang tidak banyak menghasilkan busa serta tidak terlalu banyak mengandung wewangian. Sudah berpuluh-puluh sampo aku coba. Tapi hanya aka nada beberapa aja yang sebutkan.

Seperti yang sudah aku bilang diatas, kalian harus mengerti benar kalau yang kalian butuhkan itu sampo hair loss bukan sampo hair fall. Kenapa demikian? Karena kebanyakan iklan sampo di tv menayangkan kalau rambut rontok itu hanya rambut rontok hair fall. Karena saat itu aku belum mengerti benar tentang perbedaan rambut rontok akhirnya aku membeli prodak perawatan rambut hair fall. Waktu itu aku membeli satu paket sampo beserta kondisioner dari Pantene yang seri Hair Fall Control. Ini dia foto produknya.

Aku memakai sampo itu sekitar satu bulan. Diawal memang rontok tapi tetap aku lanjutin dengan berharap diakhir produk sudah medapatkan hasil yang diinginkan. Tetap sabra dan menunggu hingga produknya habis ternyata rambutku masih tetap rontok malah makin parah. Teang… bukan produknya yang jelek kok. Memang aku saja yang salah membeli perawatan rambut waktu itu. Buktinya temanku yang memang dia hair fall membaik dengan Pantene seri Hair Fall Control ini.

Satu produk sudah dipakai akhirnya aku pindah ke produk lain. Produk selanjutnya aku temukan juga di salah satu laman internet yang sayangnya aku lupa apa alamatnya. Di laman itu dia merekomendasikan untuk memakai sampo dari Mustika Ratu yang varian bayam. Dengan hati yang semangat aku ngumpulin uang jajan buat beli produk Mustika Ratu. Saat itu aku beli sampo dan kondisionernya. Sampo Bayam Mustika Ratu ini ketika diaplikasikan tidak terlalu menghasilkan banyak busa, pun baunya juga tidak sewangi sampo-sampo yang banyak mengahasilkan busa.

Setelah memakai sampo tidak lupa aku memakai kondisionernya.

Lama memakai sampo bayam begitu aku menyebutnya, aku mulai mencari varian sampo lainnya. Selain sampo bayam yang cocok untukku, aku memakai sampo dari merk Natur.

Sama dengan produk-produk sebelumya, aku juga membeli sampo ini lengkap dengan kondisionernya. Varian dari merk ini beragam, awalnya aku memakai Natur Ginseng Extract, merasa cocok aku mencoba varian lainnya seperti Olive Oil dan Vitamin E yang bahkan sebenarnya ditunjukkan untuk rambut yang diwarnai. Kenapa aku pakai ini? Karena kupikir rambuku yang kering juga butuh nutrisi ekstra untuk melembabkan dari kandungan yang didapat dari Vitamin E nya.

 

2. Kondisioner.

Kondisioner merupakan hal kedua yang krusial dalam merawat rambut rontok. Karena seperti yang sudah saya katakan, kalau merawat rambut rontok harus siap untuk lebih teliti dalam memilih produk samponya. Hal ini dikarenakan produk yang sedikit menghasilkan busa akan membuat rambut menjadi kasat saat sudah dibilas.

Fungsi kondisioner sangat penting agar rambut dapat menjadi lembut dan tidak susah diatur.
Penggunaan kondisioner harus diperhatikan dengan benar. Karena, saat salah memakai alih-alih rambut lembut malah rambut menjadi tambah rontok. Pemakaian kondisioner hanya diaplikasikan ke rambut. tidak boleh mengenai kulit kepala. Lalu bilas kondisioner sampai bersih dengan air. Selama saya merawat rambut, berikut produk kondisioner yang sudah saya gunakan.

Bebarengan dengan samponya, aku selalu memakai kondisioner ini setelah keramas dengan sampo bayam. Kandungan produk yang dipakai merupakan santan. Setelah berganti sampo dari sampo bayam ke sampo Natur, aku juga berganti kondisioner mengikuti samponya.

Namun setelah beberapa saat aku mengganti produk kondisionernya dengan Dove. Bukan karena apa-apa, menturku kalau aku membeli satu set Natur sampo dan kondisionernya aka nagak boros di dompet. Padahal menurut beberapa penulis, produk ini sudah sangat terjangkau. Aku berhemat dengan membeli Kondisoner Dove dengan varian berikut.

Yap.. aku membeli kondisioner Dove yang kemasan sachet. Hal ini aku lakukan karena aku sangat boros kalau memakai kondisioner yang dalam tube. Dengan memakai sachet aku cukup mau memakai satu sachet atau dua sachet. Itulah kenapa aku ganti karena banget cepat habisnya.

 

3. Keramas.

Mungkin kebanyakan dari kalian sudah menemui beberapa artikel yang membahas tentang perawatan rambut rontok ini. Selain produk yang dipakai untuk keramas, kali ini penulis akan menjelaskan dengan singkat cara keramas yang baik. Pertama sewaktu keramas, cucilah kepala dahulu. Basahi kulit dan rambutnya.

Kemudian berikan sampo hanya pada kulit kepala. Karena dikasus yang saya jabarkan ini, kulit kepala saya berminyak dan rambut kering. Makanya tips ini saya jabarkan untuk kalian yang membutuhkan.

Pijat kulit kepala yang sudah diberi sampo. Lalu bilas. Kenapa demikian? Karena kalau keramas itu menurut saya yang paling mengganggu kondisi kulit kepala yang berminya. Kelebihan minyak ini juga menjadi salah satu pemicu rambut ronto. Jadi, hati-hati..

Setelah memakai sampo jangan lupa memakai kondisioner lalu diamkan sesuai instrruksi dan bilas hingga bersih. Selanjutnya merupakan kesalahan yang mungkin dilakukan orang setiap hari. Ketika sudah selesai keramas… peras rambut yang masih banyak air itu.

Setelah itu ambil handuk lalu tekan-tekan pada rambut. Jangan digosok… karena saat keramas kutikula rambut kita terbuka dan gesekan handuk dapat mebuat nutrisi rambut kita berkurang lalu menyebabkan rambut menjadi rapuh serta mudah patah.

 

4. Vitamin.

Perawatan lain untuk rambut rontok adalah vitamin rambut. Vitamin ini juga mempunyai banyak varian. Jangan sampai salah pilih lagi ya.

Untuk vitamin saya memakai Ellips yang berwarna kuning dan pembungkusnya agak bening ini. Vitamin ini saya pakai setelah keramas saat rambut sudah mulai lembab mongering. Sama dengan memakai kondisioner, pengaplikasian vitamin ini hanya untuk rambut. Jadi jangan sampai kulit kepala yang sudah bersih tadi terkena minyak dari vitamin ya...

 

5. Heat Protector (Pelindung Panas)

Kadang aku malas untuk menunggu rambutku kering dengan sendirinya. Karena akan memakan waktu yang cukup lama dengan kondisi rambutku yang sangat tebal ini. Setelah aku membungkus rambut yang sudah kukeramasi, aku biasanya langsung mengeringkan rambutku dengan alat pengering rambut.

Saat akan memakai alat yang berhubungan dengan panas dan rambut jangan lupa selalu sertakan heat protector. Ialah vitamin pelindung rambut berupa cairan yang cara penggunaannya disemprotkan ke rambut. Vitamin ini berfungsi untuk melindungi rambut dari panasnya alat-alat rambut.

Untuk produknya sendiri, dari dulu aku setia memakai produk heat protector dari Lucido Heat Protection. Ada dua jenis yaitu Curl untuk mengkritingkan rambut dan Straight untuk meluruskan rambut. Tapi aku tak memandang perbedaan ini, karena menurutku yang terpenting ialah fungsinya yaitu untuk melindungi rambut dari panas.

 

6. Masker

Seperti halnya wajah saat berkendara yang membutuhkan masker agar terhindar dari polusi udara, rambut juga membutuhkan masker untuk membantu perawatan rambut agar maksimal.

Produk masker yang saya gunakan adalah dari merk Natur juga. Menurutku masker ini sangat ringan serta tidak terlalu susah untuk dibilas. Hasilnya pun sangat halus dirambut ketika sudah kering.

Pemakaian masker cukup dilakukan seminggu sekali. Pengaplikasiannya juga hanya dirambut saja. Kurang lebih cara pemakaiannya sama dengan kondisioner.

 

7. Racikan Masker DIY

Nah untuk hal yang ini aku dapatkan dari berbagai sumber serta sudah aku terapkan diwaktu yang lama untuk rambutku. Racikan masker ini kubuat dari santan kental yang diberi perasan air jeruk nipis. Guna dari masker ini untuk membuat rambut semakin kuat serta halus.

Cara pembuatannya cukup dengan santan kental dan perasan jeruk nipis lalu didiamkan di pendingin es hingga cairan berbentuk pasta (mengental). Setelah itu gunakan masker tersebut dengan mengoleskannya ke seluruh kepala. Mengenai kulit kepala sampai ujung rambut. Diamkan selama kurang lebih 15 menit lalu bilas hingga bersih dengan sampo.

Cara itu cukup efektif untuk mengurangi rambut rontok. Namun karena ini terbuat dari bahan alami, mohon untuk bersabar demi mendapatkan hasil yang maksimal. Aku dulu memakai masker ini selang seling dengan masker instan yang dipasaran. Jadi ya aku ganti-ganti saja sesuai keinginanku.

Baca juga : Penyebab jerawat dan cara mengatasinya secara alami

 

 8. Kondisioner Tanpa Bilas.

Dikarenakan rambutku yang banyak dan mengembang, kadang aku membutuhkan perawatan rambut tambahan saat keadaan rambut sudah kering. Kondisioner tanpa bilas ini berfungsi seperti kondisioner pada umunya, namun yang membdedakan ialah kita dapat memakainya saat rambut dalam kondisi kering dan tanpa membilasnya rambut sudah kembali lembut. produk yang saya pakai dulu adalah dair Sunsilk.

Warna kemasannya ialah tube berwarna kuning. Saya sangat menyukai produk ini. Namun sayang, produk ini sudah tidak dapat lagi ditemukan dipasaran. Ntah berhenti produksi atau memang tidak dijual lagi di Indonesia. Aku harap produk itu ada lagi, karena sangat bermanfaat untuk orang yang berambut spertiku.

Baiklah, saya rasa hanya itu saja tips yang dapat saya berikan untuk para pembaca. Semoga tips ini berguna dan untuk kalian para pembaca yang sedang mengalami kerontokan rambut semoga cepat sembuh. Tinggalkan komentar bijak kalian untuk membuat tulisan saya semakin baik. Terimakasih.

 

 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis
Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah