Benarkah Pelihara Kucing Bisa Menyebabkan Kemandulan? Cek Faktanya!

 

Kucing merupakan salah satu hewan lucu yang bisa membuat siapa saja yang melihatnya menjadi ingin memeliharanya. Namun, ada mitos yang mengatakan bahwa perempuan yang memelihara kucing kemungkinan besar mengalami kemandulan.

Lalu apakah benar mitos di kalangan masyarakat tersebut? Nah, untuk itu, pada artikel kali ini kita akan membahas benarkah kucing adalah penyebab dari ketidak suburan perempuan.

 

Fakta Tentang Mitos Kucing Penyebab Kemandulan

Banyak yang mengatakan bahwa bulu kucing sangatlah berbahaya bagi perempuan terutama yang hobi memelihara kucing.. Namun, pada dasarnya kucing bukanlah hewan yang membawa virus toksoplasma.

Ya, Toksoplasma merupakan virus yang terdapat pada hewan, serta sangat berbahaya bagi perempuan. Karena dapat membuat perempuan yang terkena virus jenis ini dapat mengalami rahim kering yang dapat berujung pada kemandulan.

Adapun hewan yang membawa virus jenis menakutkan ini adalah hewan seperti tikus dan juga burung. Meskipun sebenarnya kucing tidak membawa virus tersebut namun, ada beberapa faktor yang membuat kucing dikatakan demikian. 

Salah satu penyebab kucing dikatakan sebagai penyebab kemandulan karena, banyak kucing yang gemar memakan tikus. Tikus yang dimakan kucing itulah yang menyebabkan kucing terkontaminasi virus, sehingga kucing yang gemar memakan tikus dapat menyebabkan perempuan tidak subur.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua kucing mempunyai virus berbahaya serta virus Toksoplasma pada kucing hanya terdapat pada kotorannya saja, sehingga mitos mengenai bulu kucing penyebab kemandulan adalah hal yang tidak benar.

 

Cara Agar Kucing Terhindar Dari Virus Toksoplasma

Merawat hewan peliharaan agar terhindar dari virus-virus berbahaya adalah hal yang sebenarnya gampang gampang sulit. Dimana, dalam melakukan hal tersebut sangatlah mudah namun, dibutuhkan ketelatenan dari sang pemilik.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan agar kucing kesayangan kamu tidak terkena virus Toksoplasma. Adapun cara agar kucing terhindar dari virus tersebut adalah sebagai berikut:

 

  • Tidak Memberikan Makanan Mentah

Makanan mentah untuk hewan peliharaan khususnya kucing sangat tidak dianjurkan. Karena, hal tersebut dapat menyebabkan bakteri dan parasit mudah masuk ke tubuh kucing termasuk  Toksoplasma. 

Untuk itu, sebaiknya berikan kucing makanan khusus kucing yang mudah kamu temui di toko maupun supermarket terdekat. Atau, kamu juga bisa bisa memberikan makan kucing dengan ikan dan daging yang sudah matang.

 

  • Hindari Kontak Langsung Dengan Kotoran Kucing

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa, virus Toksoplasma pada kucing terdapat pada kotoran yang dikeluarkannya. 

Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, maka sebaiknya ketika membersihkan kotoran kucing gunakanlah pengaman untuk menghindari kontak langsung dengan kotoran.

 

  • Vaksin Lah Kucing Secara Teratur Sesuai Usia

Vaksin pada hewan peliharaan seperti kucing dan anjing sangat dianjurkan untuk kesehatan hewan peliharaan. Pada kasus ini, vaksin juga mampu membuat kucing terhindar dari virus tersebut dengan vaksin tokso maupun vaksin rabies.

Baca juga : Dampak yang muncul akibat keseringan tidur terlalu lama

 

  • Jagalah Kebersihan Kucing

Menjaga kebersihan kucing merupakan hal yang paling penting yang harus diperhatikan oleh pemilik kucing. Kucing yang tidak terjamin kebersihannya akan mudah membawa bakteri dan virus dari luar yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Oleh karena itu, agar kucing tidak membawa virus yang berbahaya sebaiknya jagalan kebersihan kucing mulai dari tempat tidur, tempat makan dan minumnya, hingga rajin-rajinlah memandikan kucing 3 kali dalam sebulan.

Nah, begitulah fakta mengenai mitos kucing penyebab kemandulan. Bagi kalian yang suka terhadap hewan peliharaan seperti kucing jangan ragu untuk memeliharanya.

Hal tersebut dikarenakan kesehatan dan kebersihan kucing sangat tergantung pada pemiliknya. Jika pemiliknya rajin merawat kucing peliharaannya maka, otomatis kucing tersebut akan aman untuk dipelihara.

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis

Tidak penting siapa saya, yang terpenting adalah karya saya.

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah