Buka usaha olshop raup keuntungan ratusan ribu untuk pemula

Usaha atau bisnis ini menurutku adalah sebuah pilihan hidup demi menghasilkan pundi-pundi rupiah. Pilihannya ada dua untuk mendapatkan uang, kerja atau memulai bisnis. Nah, untuk memulai bisnis memang banyak dikeluhkan oleh kebanyakan orang.

Ada yang pake mikir dulu, bagaimana caranya untuk buka usaha olshop yang raup keuntungan ratusan ribu untuk pemula, ada yang mikir gimana nih modal aku cuma segini, ada  yang mikir gimana nanti kalo bangkrut, gimana nih, gimana, gimana dan gimana sampe kiamat pun kagak kelar mikirnya.

Memang gak bisa dipungkiri bahwa membangun bisnis itu perlu dipikirkan secara matang-matang. Mulai dari modal, produk apa yang mau dijual, tekad bulat, berani, dan paling penting yaitu konsisten.

Sedikit cerita kisahku yang gak pernah bisa mengabdi suatu bidang pekerjaan selama bertahun-tahun. Setiap 6 bulan sekali pasti pindah kerja. Alasannya beragam, mulai dari ketidaknyamanan, penghasilan dikit, kerja rodi sampe lembur kagak dibayar, dan sampai akhirnya jadi freelance yang memaksakan keadaan untuk memulai bisnis—karena tak bisa terus mengandalkan penghasilan dari jasa freelance

Pertama yang aku pikirkan untuk memulai usaha adalah produk apa yang mau dijual dan bagaimana memulainya. Sebisa mungkin untuk pemula yang ingin buka usaha olshop raup keuntungan ratusan ribu untuk pemula adalah menjual produk yang banyak dicari orang dan harganya relatif terjangkau. Ini ada contoh kategori yang kebanyakan dijual di berbagai toko online dan laku keras.

Kategori fashion :

  • 1.       baju baby
  • 2.       hijab
  • 3.       baju daster mak-mak
  • 4.       pakaian dalam
  • 5.       masker hijab/motor

Nah sudah kebayang toh mau jualan produk apa. Setelah memikirkan produk apa yang mau dijual, kita ambil contoh dari kategori di atas adalah masker hijab/motor. Hal ini karena masker adalah produk yang banyak dibutuhkan semua usia, semua kalangan, bisa untuk lelaki dan wanita. Manfaatnya pun sangat bagus, banyak dibutuhkan apalagi cocok untuk yang sering keluar ruangan di mana polusi udara sudah sangat parah.

Nah, siapkan to do list-nya dulu sebelum memulai usaha. Tanpa adanya to do list, kamu akan kesulitan untuk memikirkan apa yang akan dijual. Jadi jangan malas menulis ya! Aku kasih contoh to do list versi aku dalam memulai suatu usaha. Ini contoh untuk penjualan produk masker mulut.

-          Judul                              : Bisnis sampingan

-          Produk yang mau dijual : Masker hijab/motor

-          Modal yang dibutuhkan : >100.000 – maks. 500.000

-          Target pemasaran           : Remaja, anak-anak, dewasa (pria/wanita),

-          Metode penjualan (offline/online) : online

Setelah menuliskan to do list di atas di dalam note dan sudah yakin dengan produk yang mau dijual, mulai deh memikirkan modalnya. Tergantung modal yang kamu miliki, untuk menjual masker mulut bagi pemula disarankan untuk membeli produk yang akan dijual dengan kuantiti yang gak terlalu banyak ya. Agar menghindari kerugian di kemudian hari atau gak laku terjual.

Jika semuanya sudah ditulis dan sudah disiapkan, tinggal pilih untuk metode penjualannya. Ada dua pilihan nih, mau jualan di toko atau mau jualan di toko online. Untuk pemula yang ga punya toko atau kesulitan untuk berjualan secara langsung, online shop adalah pilihan yang terbaik. Gratis, simple, dan mudah.

Ada banyak cara untuk berjualan secara online dan bahkan sudah banyak yang sukses hanya dengan berjualan di online shop tanpa harus memiliki toko. Jadi ga perlu pusing deh mikirin biaya modal untuk bayar sewa ruko. Untuk admin bisa mulai dari diri sendiri, kalau sudah berkembang bisa memperkerjakan orang lain.

Online shop ini sebagai marketplace yang sangat jitu dan sangat membantu untuk para pemula dalam berjualan. Ada Instagram, Facebook, marketplace lainnya seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, Bukalapak dan banyak lagi yang bisa kamu pilih.

Bagi pemula yang ingin mengawali bisnisnya bisa mulai dari Instagram. Akun Instagram ini pastinya sudah banyak banget penggunanya, mulai dari remaja hingga dewasa. Kalau sebelumnya hanya dipakai untuk bersosialisasi atau sekedar upload foto saja, sekarang kamu bisa ubah Instagram jadi ladang untuk mengawali bisnis kamu.

Buatlah—sekali lagi—to do list untuk berjualan di akun Instagram. Sudah sejauh ini, jangan patah semangat ya! Ingat, gak ada proses yang singkat untuk mengawali sebuah bisnis. Butuh kesabaran dan konsisten.

-          Nama olshop

Pilih nama yang memorable banget dan mudah diucapkan. Gak alay dan gak ada singkat-singkatan. Kamu bisa research dulu untuk memberikan nama toko. Bisa dari nama keluarga kamu, nama produk, atau nama yang lucu dan unik. Kalau kamu punya planning untuk berjualan produk lain selain masker, sebisa mungkin buat nama yang gak mencantumkan produk. Contoh: Beautyasian, wangshop, dll

 

-          Isi Konten

Ini yang paling penting dalam berjualan di Instagram. Viewer/buyer/customer jaman NOW lebih kritis, mudah bosan, dan cepat ilangnya. Buat isi konten yang GAK MELULU temanya jualan. Sisipin games, informasi yang menarik, ucapan-ucapan, atau give away

 

-          Format konten

Format konten yang dimaksud ini adalah format untuk upload konten yang ingin dibuat. Ada olshop yang senang dengan format konten yang apik, design foto/kontennya wah, berkelas, dan keren, dan teratur. Ada juga olshop yang amburadul alias ga peduli dengan format konten yang akan diupload. Jadi pilih yang mana? Mau toh Instagramnya cantik, rapih, dan enak diliatnya?

Kesimpulannya, bikin format yang sesuai dengan tema jualan kamu dan bikin design secantik mungkin. Untuk edit foto bisa pakai photo editor yang bisa kamu search di google.

 

-          Photoshoot

Agar lebih meyakinkan fotonya, lebih baik kamu foto sendiri dengan hape kameramu. Pakai background yang real dan memiliki warna yang bagus. Tujuannya agar pembeli bisa melihat produk dengan detail dan jelas kalau pakai foto hasil jepretan sendiri.

 

-          Jadwal posting

Dengan membuat jadwal postingan, kamu bisa mengatur upload konten jualan kamu. Misalnya hari Minggu – Kamis upload jualan produk, Jumat untuk informasi konten, Sabtu untuk games.

Kalau sudah mantab dengan to do list yang kedua, langsung deh buat akun jualan di Instagram. Awalnya memang akan kesulitan karena faktor sedikitnya follower atau kurangnya ilmu. Namun, gak perlu galau ya karena jaman NOW yang serba ada lebih gampang untuk mendapatkan ilmu jualan secara jitu dengan Instagram.

Selain akun Instagram, ada pilihan kedua yang bisa kamu pilih yaitu marketplace shopee/Tokped atau akun sejenis lainnya. Dua platform jualan tersebut sudah terkenal seantero Indonesia. Kamu bisa pilih salah satunya atau sekaligus. Untuk pemula disarankan pilih salah satu platfrom marketplace.

Sebagai contoh, aku pilih Shopee. Cara pembuatan tokonya gampang dan mudah mendapatkan pembeli. Untuk pembuatan tokonya di Shopee kalau bisa sama dengan nama toko yang kamu jual di Instagram. Agar orang tidak sulit mencari toko di marketplace tersebut.

Untuk pemula, memang berjualan di online shop itu dibutuhkan kesabaran, konsisten, berani, dan gak takut gagal. Realita untuk mencapai keuntungan ratusan ribu—bagi pemula—ga secepat yang dipikirkan. Berdasarkan pengalaman, untuk mendapatkan penghasilan hingga ratusan ribu bisa mencapai berminggu-minggu, bahkan hingga berbulan-bulan. Jadi kuncinya sabar dan konsisten.

Baca juga : Cara hasilkan uang dari blog selain dari google adsense

Percayalah, usaha gak pernah mengkhianati hasil. Tahun ini mungkin masih sedikit penghasilan kamu, bisa jadi di tahun berikutnya kamu bisa memiliki sendiri secara offline/online.

Nah, sudahkah kamu siap untuk memulai usaha olshop? Sudah tau cara-cara untuk buka usaha olshop raup keuntungan ratusan ribu untuk pemula? Nah, kalau Sudah mengerjakan to do list yang sudah disebutkan di atas, langsung lakukan sekarang. Talk less, do more!

 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis

Novelis. Content Writer.

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah