Cara Mudah Menulis Feature yang bagus dan efektif

Di zaman informasi  sekarang ini banyak berita yang masuk  tanpa henti dan tanpa diminta, karena tahu-tahu sekarang ada di gawai kita dalam jumlah yang sangat banyak. Padahal dahulu bila kita tidak membaca surat kabar atau menonton televisi kita tidak akan mendapat informasi. Namun kini hal itu tidak bisa kita hindari lagi. Kita akan mendapat kiriman informasi dari segala arah. Hal ini sangat memusingkan kepala karena tidak semua berita yang datang menjadikan kita senang. Banyak yang isinya malah bikin gregetan dan gemuruh di dada.

 Membaca tulisan feature akan mengobati semua itu, karena feature sifatnya lebih santai. Bahkan ada yang mengatakan feature bukan saja menyenangkan bagi pembacanya namun juga menyenangkan penulisnya, dikarenakan tulisannya yang mendayu-dayu mengusik emosi namun menggugah semangat. Penulis feature yang berhasil menggaet hati pembaca akan dikenang pembacanya dan selalu dicari kemanapun dia pergi, bahasa gaulnya adalah nge-fans, yaitu sangat menyukainya hingga ingin selalu melihat perkembangannya.

                Itulah sebabnya mengapa feature harus ditulis. Agar bisa menyebar luaskan lagi kepada pembaca hingga bisa mencerdaskan pembaca melalui feature. Karena penulis dan pembaca sama-sama mempunyai  keuntungannya batiniah yaitu kebutuhan emosinya terpenuhi dan jauh dari pusing kepala karena banyaknya informasi .

Selain itu agar bisa menjadi penulis dapat  memprovokasi positif kepada para pembaca agar menjadi manusia milenial serta manusia berbudaya tinggi, agar Indonesia mempunyai SDM yang Unggul yaitu berkarakter, berkompetensi, berliterasi dan berintegrasi.

Bagaimana penulisan  feature? Sebetulnya seperti menulis biasa perbedaanya dengan feature adalah  ragam  bahasanya yang  tidak kaku. Pada penulisan biasa umumnya didasari dengan  formula Harold D. Lasswell  yaitu: 4 W + 5 H  yaitu: what, why, when, where, dan how

  1. What yaitu apa yang terjadi pada peristiwa itu
  2. Why yaitu mengapa peristiwa itu terjadi
  3. When yaitu kapan peristiwa itu terjadi
  4. Where yaitu dimana peristiwa itu terjadi

Setelah semua itu diuraikan, kemudian ditambah dengan how yaitu bagaimana peristiwa itu terjadi

Demikian itu adalah formula dalam pemberitaan akan mengandung hal tersebut. Dengan bahasa yang lugas saja, tulisan itu sudah bisa dihidangkan.

                Untuk tulisan feature, unsur 4W+1H itu tetap ada namun dalam segi bahasanya sangat enak dan menggugah hati, membuat yang membaca bisa terbawa menjadi semangat, trenyuh, dan terbawa emosinya.

 

Cara penulisan feature adalah:  1) 4 W+H sebagai dasar (basic) dalam penulisan. 2) Diberikan unsur penghiburan, menyenangkan meningkatkan emosi dan imajinasi. 3) Mengandung kreatifitas dan sastra (keindahan). 4) Obyektif dan estetika .

                 Bila dilihat dari uraian di atas, memang benarlah kiranya bahwa tulisan yang ditulis dengan bentuk feature akan menjadi menarik , karena disajikan dengan pendalaman yang multidimensi namun gaya bahasanya luwes dan ringan. Panduan di atas bisa menjadi  pegangan yang bisa membantu penulis dalam membuat feature.

 Seorang yang mempunyai kesenangan (hobi) melakukan perjalanan, bisa menjadi penulis feature yang baik karena biasanya adalah penikmat perjalanan. Dalam menikmati perjalannya dia akan meresapi apa yang dilihat dan dinikmatinya. Pertama, akan ditulis dalam buku hariannya mana tempat yang menarik dan apa yang membuat menarik. Dalam hal kesan dia akan menuliskan kesan orang-orang yang ditemuinya dan apa yang dikatakan orang itu. Kadang dalam menulis di buku hariannya, kata-kata orang yang ditemui itu dibandingkan dengan mutiara kata. Kata-kata bijak untuk mempertebal kesannya pada orang yang ditemui itu dan banyak hal lain yang panjang lebar ditulis di buku hariannya.

Baca juga : Bila ingin menjadi mentor yang baik, perhatikan beberapa hal ini!

Akhirnya bila karya tulisan feature sudah jadi, penulis dan pembaca sama-sama bahagia memperkaya batiniah dan bersinergi dalam kehidupannya. Semua menulis, semua cerdas. Maka, mari kita meraih sukses menulis feature untuk memberi warna dalam penulisan di media cetak ataupun media maya. Penulisan kita bisa mencerahkan dan memberi kesejukan pembaca. Sama-sama masalahnya sudah pasti akan dipilih yang enak dibaca.

 

Ditulis oleh : Dra. Novi Saptina

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis
Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah