Wabah virus corona menyebar masker jadi buruan

Wabah virus corona telah menyabar ke berbagai negara,Asia,Eropa bahkan Amerika pun bersiap mengantisipasi segala kemungkinan masuknya virus ini ke negaranya.

Indonesia pun bersiaga penuh menghadapinya,kekhawatiran terhadap masuknya virus ini menjadikan pemerintah bersiap untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan secara komprehensif dan terpadu.

Pemasangan detektor panas tubuh di bandara - bandara internasional di Indonesia merupakan salah satu tindakan preventif pemerintah untuk mencegah masuknya virus ini ke Indonesia karena bandara adalah salah satu portal masuknya berbagai orang dari belahan dunia terlebih dari China yang dipercaya sebagai asal mula dan endemi virus Corona.

Melalui Kementerian Luar Negeri Pemerintah dengan tegas meminta warga negara Indonesia untuk tidak bepergian atau melakukan perjalanan ke China (daratan).Penerbangan dari dan ke China akan ditunda sementara mulai Rabu 5 Februari 2020,begitu ucap Menlu Retno Marsudi.

Namun ada cerita unik mengiringi wabah virus corona saat ini.Sebagai antisipasi terjangkitnya virus corona berbagai pihak yang kompeten dalam masalah kesehatan menghimbau dan menganjurkan untuk mengenakan masker di tempat umum selain menjaga kebersihan lingkungan dan mencuci tangan.

Penggunaan masker yang tepat dapat mencegah penularan virus ini lewat udara,masker jenis N95 dan masker bedah/earloop yang jadi anjuran.Masker bedah biasanya berbentuk persegi panjang dengan tali pengikat,sedang jenis N95 lebih
dipercaya melindungi dengan kemampuan respirasi 95%.

Banyak orang berburu masker sebagai bentuk perlindungan,sehingga harga masker melonjak tajam dari harga 15 - 20 ribu per box isi 50pcs menjadi 60 - 125 ribu per box nya.Kenaikan harga tersebut terjadi di hampir semua toko online.Bahkan toko kelontong dan apotik pun ikut diserbu pula dengan kenaikan harga yang hampir sama.

Kenaikan harga terjadi karena banyaknya orderan masker seiring merebaknya issu virus corona,bahkan di beberapa daerah terjadi kekosongan dan kelangkaan masker di toko-toko kesehatan maupun apotik.

Kabar terakhir di daerah - daerah sentra TKI yang bekerja di Hongkong maupun Taiwan yang notabene dekat dengan China,mereka meminta keluarga yang berada di Indonesia untuk mengirimkan masker dari Indonesia,karena gerak mereka yang bekerja disana saat ini terbatas,rata-rata majikan mereka meminta untuk tidak banyak keluar rumah.

Karena jarang ke luar rumah,mereka diminta majikan untuk membeli masker di Indonesia lewat keluarganya dan mengirimkannya lewat jasa pengiriman barang.Permintaan mereka bisa sampai puluhan box.

Seperti penuturan Dadang,keluarga TKI Hongkong yang tinggal di Malang Jawa Timur ini,dia diminta saudarinya untuk membeli masker dan mengirimkanya ke Hongkong.Cuma 6 box yang bisa dia dapatkan dengan kisaran harga 80ribu/box di toko ataupun apotik dari 20 box yang dipesan.Mengaku kesulitan mendapatkan di toko ataupun apotik,rata-rata mereka kehabisan stok barang.

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis

Pedagang makanan,berumah tangga,home city malang,seneng bgt nulis kesusastraan,puisi khususnya..pernah jadi guru privat untuk anak SD,pernah kerja jd admin..nginput data proyek..nyoba nulis artikel mg cocok dgn style saya

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah