Genggam Aku Dan Jangan Kau Lepas

Malam semakin membisu saat jari-jemari ku merindukan sentuh mu. Mungkinkah bisa ku dapatkan kembali engkau yang dulu bersama ku meski dalam angan. Aku tahu ini mustahil tapi aku yakin cinta itu masih ada untuk ku.

ini sudah satu bulan sejak kau menghindari ku tanpa aku tahu apa alasan kuat mu melakukan itu. Kamu pergi tanpa sepatah pun terlontar dari bibir mu. Apakah aku membuat kesalahan yang bahkan aku tidak menyadari kesalahan itu?

Venus,,,, aku kira kau seterang itu. Apakah mungkin aku salah mengira mu? Panantian selama 7 tahun dari ku untuk mu tidak lah cukup? ku fikir kisah 6 bulan yang manis itu akan benar-benar berakhir dengan manis lalu kemudian aku dan kamu menjadi kita.

Lalu kenapa sampai hati bisa meruntuhkan istana yang aku fikir hapir 100% terbangun dengan kokoh hanya dalam waktu 2 bulan saja. apakah 7 tahun itu tidak lah cukup atau bahkan tidak berarti bagimu? 

mata ku menatap tajam langit senja bersamaan terbenamnya matahari di ufuk barat. Penghianatan itu lebih dahsyat dari apa yang selama ini aku dengar. Semudah itu engkau pergi dan memilih orang lain yang baru engkau kenal dalam hiitungan minggu, lalu mengalahkan penantian ku dan kedekatan kita selama hampir 7 tahun.

Aku berterima kasih, telah mengajarkan arti cinta dan semua makna yang tersirat didalamnya. Melalui mu aku sadar cinta tak harus memiliki bukan? bahkan pernah digenggam pun tak menjamin jika nantinya tidak akan dilepas. Cinta mu membawa ku pada suatu kedewasaan yang amat berharga hingga aku sendiri bingung setelah semua terjadi dan aku bisa bangkit sekuat ini hingga bertemu dengan dia yang benar-benar membuat ku merasakan cinta yang tulus, hingga aku memberanikan diri untuk membuka hati ku dan memulai lembaran baru.

Sampai jumpa dan terimakasih untuk segala pelajaran hidup yang telah terjadi. Setiap cinta akan sampai pada tempatnya yang sesungguhnya bukan, dan sekarang aku telah sampai pada tempat dimana cinta ku memang harus berlabuh, orang tepat yang akan membuat ku kembali tersenyum setelah semuanya terjadi seperti apa yang telah ditakdirkan untuk ku. Kini seseorang telah memegang erat tangan ku jauh lebih erat dari mu. 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Jan 23, 2020, 4:04 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Jan 16, 2020, 11:57 PM - ulfah aminatun
Jan 16, 2020, 2:31 PM - Lintang Dyah Puspita
Jan 15, 2020, 2:31 PM - Lilis Juwita
Tentang Penulis

Lintang Dyah puspita, penulis novel tunggal pesan cinta danau pelangi.

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah