Objek wisata dataran tinggi dieng wonosobo "Negeri diatas awan"

Gambar Objek wisata Gunung Sikunir(wikimedia.org)

 

Dieng merupakan desa tertinggi di Jawa Tengah yang letaknya berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Suhu pada siang hari berkisar 12-20 0C sedangkan malam hari sekitar 6-10 0C. Beberapa destinasi Dieng yang menakjubkan untuk dikunjungi yaitu salah satunya Gunung Sikunir.

Gunung sikunir terkenal dengan golden sunrise maka sangat banyak diminati pengunjung diwaktu matahari terbit. Namun disini kita merelakan golden sunrisenya Sikunir. Perjalanan dari kota saya ke Dieng membutuhkan waktu 4 jam dengan menggunakan kendaraan roda 2. Berangkat pukul 22.00 WIB kemudian tiba Di Dieng tepat pukul 02.00 WIB.

Suhu waktu itu sekitar 50C membuat kita segera mendirikan tenda di camp area. Di Sikunir terdapat camp area tepatnya dipinggiran danau. Dengan biaya 10.000 sudah termasuk parkir dan untuk kebersihan saja terhitung murah kan. Kita diberi kebebasan untuk memilih tempat mendirikan tenda, selain itu disekitar sana terdapat beberapa warung kopi yang mulai beroperasi sekitar pukul 02.00-10.00 WIB.

Jangan heran karena pukul 03.00 WIB  Sikunir akan ramai pengunjung dan pukul 08.00 WIB sudah mulai sepi. Pukul 04.00 WIB para pengunjung akan memulai perjalanan untuk sampai puncak. Puncak Sikunir terhitung rendah, hanya butuh waktu 30 menit sudah sampai. Kita yang memang punya niat untuk tidak mengejar sunrise waktu itu masih menikmati kopi serta panggangan didekat tenda untuk menghangatkan badan.

Mengingatkan lagi saat packing jangan lupa jaket tebal, sarung tangan dan kaos kaki double untuk jaga-jaga saja karena suhu di Dieng mudah berubah-ubah. Ketika matahari sudah terbit sekita pukul 06.30 WIB kita memutuskan untuk treking ke atas. Oiya tenang barang-barang ditenda aman walau ditinggal pada saat itu dan semoga saja selalu aman pada masa kamu kesana. Tidak heran ketika kita akan naik banyak orang yang turun.

Jadi ya sabar saja untuk mengalah dan memberi jalan. Treking di Sikunir tidak sulit jadi mudah dilalui untuk umur berapapun dari mulai balita sampai lansia. Setelah banyak yang turun barulah kita ada kesempatan untuk naik, kenapa kita mengalah untuk naik sebab kita naik pada jamnya orang-orang turun. Otomatis kita lebih sedikit daripada mereka yang turun, makanya mengalah saja daripada kedorong-dorong.

Ternyata merelakan golden sunrise tidak begitu mengecewakan karena cantiknya puncak sikunir dengan view Gunung Sindoro masih terlihat jelas dan lebih leluasa menikmati indahnya puncak Sikunir karena pengunjung sudah sedikit. Kita lebih puas memotret dari sudut manapun juga. Jadi percobaan kitapun tidak perlu disesali.

Baca juga : Pasir pantai ini bisa keluarkan suara lengkingan anak anjing

30 menit berada di puncak Sikunir sudah merasa relax dan menghilangkan penat. Masih ingin berada dipuncak terus namun karena sudah sepi lalu kita memutuskan untuk turun.  Dalam perjalanan turun kanan kiri akan disuguhi tempat makan dan tempat oleh-oleh khas Sikunir. Jangan lupa beli buahtangan untuk kenang-kenangan selain itu untuk memajukan perekonomian warga setempat.  Sampai ditenda kita istirahat sejenak kemudia membereskan semua perlengkapan. Dan jangan meninggalkan sampah sembarangan yaa.

 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis

Semua manusia tidak sempurna namun bagaimana caranya membuat kesempurnaan dengan apa yang ada pada dirinya.

Artikel Populer
Jan 5, 2020, 4:29 PM - Harti Susanti Apriliani
Des 31, 2020, 6:13 AM - Mardiana
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 27, 2019, 4:00 AM - Istainu