Gunung Kembang Basecamp Blembem

Gunung Kembang - Gunung yang terletak di Kabupaten Wonosobo tepatnya disamping Gunung Sindoro bahkan sering disebut anak dari Gunung Sindoro. Gunung kembang memang sudah berada sejak lama namun baru diresmikan untuk pendakian umum pada tanggal 1April 2018. Untuk pendakian menuju kembang ada beberapaa jalu, Blembem merupakan jalur yang sangat populer tepatnya di Dukuh Blembem, Kaliurip, Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo. Tinggi gunung kembang 2.320 Mdpl jika dihitung dengan waktu kurang lebih 4 jam. Itu perhitungan kami jika berjalan santai.

Gambar Pendakian Gunung Kembang Basecamp Blembem(youtube.com)

Dibanding gunung lain aturan gunung kembang via Blembem terkenal sangat ketat, bagi kami sangat tepat di terapkan karena memang meminimalisir pendaki yang melanggar. Sanksi di gunung kembang juga tegas agar membuat jera para pendaki yang melakukan kecurangan.  Namun efek dari peraturan yang disiplin membuat gunung kembang sangat bersih dan asri. Sepanjang perjalan tidak pernah menemukan sampah dan mendirikan tenda sembaraang tempat. Karena mendirikan tenda juga ada camp areanya.

Rute Menuju Puncak Gunung Kembang

Untuk registrasi sebelum melakukan pendakian yaitu Rp. 20.000 yang mencakup simaksi, parkir dan fasilitas basecamp. Perlu diketahui bahwa digunung kembang disediakan makan dan ada beberapa warung pada umunya. Ada lagi yang menarik dari gunung kembang yang merupakan sebuah aturan yaitu tidak boleh membawa botol kemasan air mineral, jadi disana tersedia drigen untuk wadah air minum maupun air untuk memasak. Untuk 1 drigen dikenakan biaya Rp. 8.000 namun tak perlu khawatir nanti setelah turun ketika mengembalikan drigen maka uang kita kembali. Maka pastikan membawa air yang cukup aatau lebih.

Rute pendakian via blembem kamu berjalan menuju istana katak dengan disuguhi pemandangan perkebunan teh yang sangat indah dan sejuk, Trek masih sangat enak layakna berjalan-jalan dikebun teh dengan memakan waktu 35 menit. Kamu bisa menggunakan kesempatan untuk berselfi. kemudian setelah melewati perkebunan teh kamu akan menemukan gerbang pendakian gunung kembang yang terkenal dengan kandang celeng. Nah disinilah petualanganmu diuji. Dari kandang celeng menuju Pos 1 atau Pos Liliput kamu berjalan 30 menit menembus hutan yang sangat rimbut, trek sudak berkelok-kelok dan banyak pohon berlumut maupun berakar.

Dari Pos 1 menuju ke Pos 2 kamu tetap melewati hutan rimbun serta beberapa tanaman anggrek yang masih terjaga ekosistemnya. Perjalanan kurang lebih 20 menit. Setelah sanpai di pos 2 yang sering dinamakan dengan liliput lalu kamu berjalan menuju Pos 3 atau disebut akar. Waktu yang ditempuh 20 menit. Kamu akan menemukan pohon yang sangat banyak akarnya. Harus berhati-hati jika berjalan sebab ada akar yang basah membuat licin ketika diinjak.

Selain berakar juga tanah liat disana sangat licin apalagi ketika musim hujan. Dari Pos 3 berjalan kurang lebih 45 menit kamu dihadapkan dengan sabana yang jika musim edelwis akan bermekaran indah. Kemudian berjalan lagi 15 menit maka akan bertemu dengan tanjakan mesra. Memang tanjakan ini menjadikan kita jatuh cinta akan treknya.

Silahkan merasakan romantisnya ditanjakan tersebut. Nikmati jalan yang terus menanjak dan tanah yang tidak berbentuk setapak namun di hadapan kamu sudah sangat indah pemandangannya. Berjalanlah terus sampai puncak maka akan takjub dengan depan kamu. Jika saat tidak kabut maka semua gunung akan nampak jelas terutama gunung sindoro yang tepat disebelah.

Tiba dipuncak Gunung Kembang ketika kabut sedang tisdak menyelimuti gunung sindoro maka kamu bisa berfoto dan selfi sebanyak mungkin karena berdasarkan pengalaman kabut akan sangat cepat terterpa angin sehingga menutupi kegagahan gunung Sindoro. Gunung kembang termasuk luas untuk mendirikan tenda, bisa 25 ttenda lebih didirikan disana.

Baca juga : Pendakian gunung prau via kali lembu

Malamnya gunung kembang seperti halnya gunung lain yang sangat dingin ditambah angin yang menerpa karena tidak ada penghalang. Maka pastikan tendamu kuat dan kokoh. Dan yang lebih menarik pada malam hari kamu akan kedatangan tamu yaitu babi hutan atau celeng.

Mereka datang pada malam hari walaupun banyak orang, namun mereka hanya mengincar makanan dan sisa-sisanya. Jadi amankan logistik kamu dan rapikan sampah serta taruh ditempat yang aman. Terakhir digunung kembang kamu tak perlu kaget bila di rerumputan ada banyak sesajen karena warga setempat masih ada yang menaruhnya

 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis

Semua manusia tidak sempurna namun bagaimana caranya membuat kesempurnaan dengan apa yang ada pada dirinya.

Artikel Populer
Jan 5, 2020, 4:29 PM - Harti Susanti Apriliani
Des 31, 2020, 6:13 AM - Mardiana
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 27, 2019, 4:00 AM - Istainu