Jangan Lakukan 7 Hal Ini Saat Berkendara Sepeda Motor

Berkendara sepeda motor memang menyenangkan. Terlebih, dengan menggunakan sepeda motor, kita bisa lebih cepat sampai tujuan lantaran sepeda motor dapat bermanuver ketika macet atau dapat melalui jalan-jalan kecil.

(beritagar.id)

 

Selaiknya berkendara dengan kendaraan lainnya, ada hal-hal yang patutnya tidak dilakukan. Sebab, hal itu dapat mengganggu, baik kepada sesama pengendara sepeda motor, pengendara mobil, hingga pejalan kaki.

Untuk itu, melalui artikel ini, kiranya kita sama-sama saling mengingatkan agar berkendara sepeda motor dengan baik dan bijak. Jangan sampai, cara berkendara mencelakai diri sendiri maupun orang lain.

Berikut ialah beberapa hal yang sepatutnya tidak dilakukan saat berkendara sepeda motor. Yuk, disimak!

 

Berkendara Sepeda Motor Sembari Merokok

Banyak sekali perokok yang berkendara sepeda motor sembari merokok. Padahal, berkendara motor sembari merokok itu dapat membahayakan orang lain.

Terlebih ketika bara api dari rokok yang terbakar terbang mengenai pengendara lainnya. Hal itu bisa melukai pengendara lain dan bahkan dapat menyebabkan kecelakaan.

Tentunya, bila merokok baiknya tidak sembari berkendara. Lebih baik berhenti sejenak, bisa di warung kopi atau di pinggir jalan yang aman.

Berkendara sembari merokok tak hanya membahayakan pengendara lain, tapi juga diri sendiri.

 

Berbincang Hingga Menutupi Jalan Saat Berkonvoi

Berkendara bersama kawan secara konvoi tentu mengasyikkan. Akan tetapi, hal itu bisa menyebalkan bila saat berkonvoi saling mengobrol hingga menutup jalan orang lain.

Kelakuan semacam itu akan menjengkelkan bagi pengendara lainnya. Mereka menjadi terhambat dan sulit untuk menyalip.

Terlebih, bila keasyikan berbincang, dapat mengurangi konsentrasi saat berkendara. Tentu hal itu akan membahayakan diri sendiri, kawan kita, dan orang lain.

Entah apa alasannya. Banyak sekali pengendara motor senang berbincang saat berkendara. Padahal, suara akan sulit terdengar saat berkendara.

Tindakan itu sama saja minum di dalam air. Artinya, suatu hal yang sia-sia.

Bila memang ingin berbicara dengan kawan konvoi, baiknya memberi tanda untuk minggir sejenak. Bicarakan hal yang ingin dibicarakan di pinggir jalan.

Dengan begitu, kita tidak membahayakan siapapun dan paling utama tidak mengganggu orang lain.

 

Berboncengan Melebihi Kapasitas

Sepeda motor pada dasarnya merupakan kendaraan yang diciptakan hanya untuk mengangkut dua orang. Kendaraan itu tidak ditakdirkan untuk mengangkut lebih dari dua orang.

Untuk itu, berboncengan melebihi kapasitas tentu menjadi kelakuan yang wajib dihindari pengendara sepeda motor. Sama halnya dengan kelakuan-kelakuan yang sudah disebutkan sebelumnya, kelakuan ini juga dapat membahayakan nyawa.

Tak hanya itu, perilaku berboncengan melebihi kapasitas akan merusak fisik sepeda motor. Kita akan sering ke bengkel dan kantong pun tergerus oleh keperluan sepeda motor.

Lebih baik, bila ingin berboncengan, cukup berdua. Si pengendara dan penumpangnya. Jauh lebih aman dan tidak akan merusak fisik kendaraan.

 

Membawa Barang yang Tak Sesuai

Pernahkah melihat seseorang membawa televisi dengan sepeda motor? Atau barang-barang lain dalam jumlah banyak di atas motor?

Ya, pemandangan semacam itu lumrah ditemui di Indonesia. Padahal, kelakuan semacam itu dapat membahayakan diri.

Seperti yang sudah disebutkan di poin sebelumnya, sepeda motor tidak dirancang untuk membawa orang atau barang dalam jumlah banyak. Hal itu sudah barang tentu dapat membahayakan.

Lebih baik, ketika berkendara sepeda motor, jangan membawa barang melebihi kapasitas kendaraannya. Bila barang yang hendak dibawa berukuran besar, lebih baik menyewa mobil.

Dengan begitu, barang tak akan rusak dan tidak membahayakan nyawa siapapun. Bijaklah dalam membawa barang di atas sepeda motor.

 

Menelepon dan Menulis Pesan

Kelakuan lain yang cukup menyebalkan dilakukan oleh pengendara sepeda motor ialah berkendara sembari menelepon dan menulis pesan. Hal itu menjengkelkan karena membuat pengendara lain terhambat dengan jalan pelan si pengendara yang tengah menelepon atau menulis pesan di ponselnya.

Apalagi, saat melakukan itu, pengendara tidak sadar bahwa konsenterasinya mengendalikan kendaraannya berkurang. Hal itu, sudah barang tentu, dapat membahayakan nyawa dirinya dan orang lain.

Bila memang ingin mengangkat telepon atau menulis pesan, baiknya berhenti di tempat yang aman. Dengan begitu, pengendara lain tidak akan terganggu dan tidak berpotensi membahayakan nyawa.

 

Menyalip Sembarangan

Menyalip sembarang juga termasuk kelakuan yang amat menjengkelkan. Apalagi, bila si penyalip itu dalam kecepatan tinggi.

Tentunya, hal itu sangat berbahaya sekaligus menyebalkan. Terlebih, bila dilakukan saat kondisi lalu lintas tengah padat merayap. Bisa-bisa menyenggol pengendara lain dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Sebagai pengendara sepeda motor, hendaknya si pengendara mengendalikan kendaraannya memperhatikan aspek keselamatan. Meski sedang terburu-buru, baiknya tetap berkendara dengan aman.

Jangan sampai, ugal-ugalan hingga mencelakai diri dan orang lain. Urusannya bisa panjang. Terlebih, bila ada korban jiwa.

Untuk itu, ketika mengendarai sepeda motor hendaknya secara aman dan sesuai aturan. Selalu ingat keselamatan dan tidak menganggu pengendara lainnya.

Baca juga : Lawan patah hati dengan 5 kegiatan positif biar bebas galau

 

Melawan Arus Lalu Lintas

Melawan arus dalam perjuangan hidup itu bagus. Tapi, melawan arus saat berkendara itu membahayakan.

Alih-alih bisa lebih cepat sampai ke tujuan, pengendara sepeda motor yang melawan arus dapat meregang nyawa. Ia pun bisa membahayakan orang lain dengan kelakuan buruk semacam ini.

Padahal, aturan lalu lintas terkait arus jalan dibuat demi keselamatan dalam berkendara. Meski memang, jarak yang harusnya dekat menjadi jauh. Akan tetapi, hal itu tentu dibuat dan dilakukan untuk keteraturan di jalan raya.

Baiknya, jangan pernah berkendara sepeda motor dengan melawan arus. Selain membahayakan, kelakuan itu dapat membuat arus lalu lintas menjadi macet.

---

Demikianlah beberapa kelakuan buruk yang sepatutnya tidak dilakukan saat berkendara sepeda motor. Baiknya, dalam berkendara sepeda motor, kita harus mengikuti berbagai aturan yang ada.

 

Sebab, setiap aturan lalu lintas yang diberlakukan pada dasarnya bertujuan untuk memberikan keselamatan bagi para pengendara. Oleh karena itu, berkendaralah dengan bijak dan selalu perhatikan keselamatan.

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis

Alumni Sastra Jawa UI, Penulis

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah