jika suka maka doakanlah ! biarkan Allah yang mengatur semuanya

Tak ada satupun penciptaan yang sia-sia tanpa maksud. Perjalan hidup yang mulus hanyalah sebuah lelucon. Tak akan pernah ada. Kecuali jika mampu menciptakan planet sendiri, tumbuhan, air, dan menciptakan diriku sendiri. Tapi sekali lagi, itu adalah kemustahilan yang abadi. Bahkan bernapaspun butuh perjuangan. Tanpa adanya berbagai masalah.

Hidup telah menjadi sebuah masalah yang serius.Karena dunia ini diciptakan begitu seimbang. Jika ada cinta maka akan ada benci. Jika ada bahagia maka harus ada kesedihan. Jika ada sehat maka harus ada sakit. Jika ada perempuan maka harus ada laki-laki. 

Jika salah satunya tidak ada, maka akan pincanglah kehidupan kita. Rasa bahagia tak dapat diketahui rasanya jika tak pernah merasakan kesedihan. Rasa sehat tak pernah diketahui jika tak ada rasa sakit. Sehingga, semuanya adalah nikmat dariNya. Jika direnungi kembali

Ini bukan hal yang sederhana, perkara apapun yang melibatkan hati adalah hal yang rumit. Meninggalkan ataupun ditinggalkan sudah menjadi sunnatullah dalam kehidupan. Keduanya tetap memberikan luka. Akan tetapi, selalu ada hikmah di baliknya. Luka yang lama pasti akan sembuh dengan hadiah yang baru.  

Jatuh adalah hal yang biasa, yang luar biasa adalah ketika mampu kembali beridiri. Tak peduli seberapa banyak luka dan luka seperti ada yang telah menghantam. Fisik mungkin saja telah menjadi lemah. Selama  hati tak ikut lemah, maka tak ada hal yang mampu menghentikan diri untuk kembali bangkit.

Menghadapi dunia dengan kebahagian, karena kebahagian ditentukan oleh diri sendiri dari hati yang selalu bersyukur padanya. Alhamdulillah ala kulli haal. Ingatlah bahwa bahagia itu tergantung pada dirimu sendiri. Tergantung bagaimana kamu memandangnya. 

Jika suka, maka pendamlah. Biarkan Allah yang mengatur semuanya. Jangan berusaha melawan takdirnya. Jika Ridha dengan ketentuanNya, apapun yang terjadi takkan menghilangkan senyum dan kebahagiaan kita.InsyaAllah, kalau memang takdir, akan dipersatukan di saat yang tepat dan jika memang ia adalah nama yang Engkau tuliskan untukku di Lauh Mahfuzh pertemukanlah kami dengan jalan yang begitu indah. 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Jan 23, 2020, 4:04 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Jan 16, 2020, 11:57 PM - ulfah aminatun
Jan 16, 2020, 2:31 PM - Lintang Dyah Puspita
Jan 15, 2020, 2:31 PM - Lilis Juwita
Tentang Penulis

was born on 29 june 1994 Pendidikan S1 : STAI Darunnajah Jakarta Selatan Pendidikan S2 : Pascasarjana IAIN Bone

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah