Kamu Harus Tahu! Setelah Makan Kurma Khalas, Aku...

Hai hai... kalian semua pasti tahu kan buah yang satu ini? Pasti tahu dong, karena buah ini selalu jadi incaran pas bulan Ramadhan. Apalagi kalau bukan buah kurma. Nabi Muhammad SAW selalu berbuka puasa dengan buah ini, sebenarnya apa sih manfaat dari buah ini?

Ternyata, jenis kurma itu banyak banget. Ada kurma raja, kurma ajwa, kurma madu, dan masih banyak lagi. Nah, kurma khalas ini adalah jenis kurma yang paling banyak diminati karena selain nikmat, harganya juga murah. Kurma ini berukuran sedang, bentuknya lonjong dengan warna cokelat kemerahan, teksturnya lengket, dan rasanya manis.

Jadi, beberapa hari yang lalu aku iseng beli buah ini karena lagi promosi akhir tahun. Aku coba beli satu kilo, harganya Rp 55.000,- dan sampai rumah langsung aku makan. Aku emangakhir-akhir ini sering sembelit (susah buang air besar), dan beberapa hari makan kurma ini (aku makan kira-kira dua belas biji sehari) aku ngrasa BAB ku jadi lancar lagi. Trus biasanya habis bangun tidur tenggorokan aku agak nggak enak (aku punya amandel), habis makan ini rasanya ringan banget setiap pagi.

Karena aku penasaran, apa ini karena kurma yang kumakan, akhirnya aku googling tentang manfaat kurma. Dan taraa... ternyata bener! Kurma ini kaya akan serat yang bisa membuat pencernaan jadi lebih lancar. Jadi bagus banget dikonsumsi pas lagi sembelit. Kandungan felonik yang tinggi bisa bantu membersihkan usus, jadi menurunkan resiko kita terkena kanker usus. Seratnya ini selain bagus buat pencernaan, dia juga bisa bantu penyerapan kolesterol yang ada di tubuh kita, lho!

Selain itu, kurma ini juga dikenal punya kandungan antioksidan dan vitamin A yang tinngi, jadi bagus banget buat kesehatan mata kita. Jadi selain wortel, sebaiknya kalian yang punya masalah dengan mata teratur konsumsi buah ini, deh!

Selanjutnya adalah kandungan zat besi. Kurma khalas punya kandungan zat besi yang bisa bantu tubuh kita buat memproduksi sel darah merah, jadi ampuh banget buat mengatasi kekurangan zat besi alias anemia. Kandungan zat-zatnya juga bisa berguna buat mencegah osteoporosis, meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, dan menangkal radikal bebas. Anti peradangan juga, lho! jadi buat kalian yang punya masalah peradangan, kurma juga bisa dijadikan solusi ya...

Kak, buahnya kan manis. Apa bisa meningkatkan resiko diabetes?

Tenang, justru kandungan serat dan gula dalam buah ini akan membantu mengurangi resiko diabetes. Setelah diteliti, buah ini tidak langsung melonjakkan gula darah setelah dikonsumsi. Seratnya dicerna lebih lambat di perut sehingga membuat kamu tidak mudah lapar, dan mengontrol kadar gula darah lebih baik.

Nah, jadi buah kalian para perempuan yang pengen diet, coba deh makan buah kurma. Kalori dan gulanya yang tinggi bisa bikin kamu nggak gampang lapar. Dan pastinya ini sehat banget, tanpa efek samping (asal jangan berlebihan aja ya...)

Selain itu masih banyak banget manfaat buah ini yang mungkin belum aku tulis. Yang pasti aku udah ngrasain sendiri perbedaan sebelum dan sesudah rutin makan buah ini. Jadi aku nggak ragu lagi.

Sekarang, aku baru mau coba bikin infuse water dari buah kurma ini.

Caranya gampang banget, kita tinggal masukkan beberapa buah kurma (usahakan ganjil) ke dalam gelas berisi air matang. Tunggu sampai kira-kira delapan jam, trus minum air dan buahnya sekaligus. Aku mulai bikin malam hari, trus besok paginya aku minum deh.

Karena dulunya, Nabi Muhammad SAW juga sering minum infuse water ini. Kalau nggak ada kurma, pakai kismis juga bisa. Tapi usahakan jangan disimpan terlalu lama ya... karena jika lebih dari tiga hari, dia justru akan bersifat seperti khamr. Alih-alih jaga kesehatan, eh malah memabukkan, hehe.

Yaudah segitu aja review dari aku. Aku mau coba rutin bikin infuse water dulu, semoga nanti khasiatnya lebih terasa. Buat kalian yang belum pernah coba, mungkin kalian bisa cobain sendiri.

Baca juga : Inilah manfaat buah pepaya yang jarang diketahui

Gak ada ruginya konsumsi sayur dan buah, guys! Mungkin emang sedikit mahal, sih. Tapi efeknya di kemudian hari bagus. Daripada kita konsumsi junk food dan makanan nggak sehat, nyeselnya emang bukan sekarang, tapi lama-lama pasti bakal muncul efek negatif, karena tubuh kita punya kemampuan yang terbatas buat menoleransi zat racun dari makanan instant. Kalau nggak sering di detoks, kan bahaya.

Sekian. Sampai jumpa di review berikutnya! Jangan lupa olahraga dan jaga kesehatan, ya...

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah