Kasuami Solusi Pengganti Nasi

Sudah masak apa hari ini? Pada  orang Indonesia selalu memasak nasi sebagai makanan pokok. Lalu bagaimana jika rasa bosan muncul ketika setiap hari harus konsumsi nasi. Saya punya solusi dari rasa bosan mengonsumsi karbohidrat berupa nasi. Apalagi jika anak-anak juga lagi rendah nafsu makan, tips berikut bisa dicoba di rumah. Silahkan disimak.

 

Kalau bosan makan nasi, roti atau kentang, pengganti karbohidrat lainnya adalah singkong, atau ubi kayu. Singkong ini banyak manfaatnya loh, seperti membantu menurunkan berat badan. Sangat cocok bagi Anda yang sedang melakukan program diet.

 

Singkong adalah makanan yang kaya serat dan rendah kalori. Manfaat singkong bagi kesehatan yaitu untuk menyembuhkan migrain, meningkatkan pencernaan, mengobati diare. Segitu saja ya bahas manfaatnya. Karena saya akan membahas bagaimana cara mengolahnya. Salah satunya adalah Kasuami. Makanan khas dari Sulawesi Tenggara, khusunya Buton, Muna dan Wakatobi. Bahannya terbuat dari seratus persen singkong. Umumnya bentuk kasuami seperti tumpeng, gunungan dan berbentuk kerucut. Warnanya putih atau kekuning-kuningan, tergantung jenis singkong yang digunakan. Berikut cara membuatnya.

 

1. Siapkan lima buah singkong segar dan sedang.

 2. Jangan lupa dikupas dan dicuci bersih ya. 

 3. Setelah itu diparut, kemudian peras airnya sampai benar-benar kering. Sampai kering seperti tepung. 

 4. Cara perasnya bisa dibungkus kain atau karung beras, ditindis dengan batu atau kayu talenan yang berat. 

 5. Diamkan sampai parutan singkong tadi benar-benar kering. 

 6. Setelah kering, barulah bisa diayak kemudian dikukus. 

 

Biasanya jika mengukus kasuami menggunakan dandang kerucut, dandang khas untuk membuat tumpeng. Tapi jika tidak punya, cukup pakai dandang biasa saja.

Kukus hingga matang, biar air ditutup panci tidak menetes, boleh dilapisi serbet. Kasuami siap dihidangkan, dengan ikan kuah bumbu kuning paling cocok, ikan bakar beserta sambalnya atau olahan daun kelor. Resep yang paling cocok untuk menjaga imunitas bukan. 

 

Kasuami ini kalau baru masak, rasanya lembut seperti roti, tapi jika sudah dua belas jam teksturnya akan mengeras. Jika mengeras tetap bisa dimakan asal dihangatkan dahulu.  Selamat mencoba.

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis
Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah