Lorong Rindu

Kuakui bahwa tak ada lagi
Yang sepertimu...

Setelah menjelajah negeri
Aku belum menemukan
Sosok mirip perangaimu

Kau yang dulu pernah,
Memberi perhatian
Hingga buat ku luluh

Aku tahu..
Padahal kau telah bahagia
Mengukir indah bersama
Seorang yang telah kau sematkan cincin
Di jari manisnya kala itu

Kenapa kau selalu saja hadir
Membersamai ruang rinduku
Yang sengaja kusepikan
Seorang diri

Aku kesal sekali,
Jika kau bebal tak mau pergi
Sudah kuusir berulangkali
Tapi kau datang lagi
Merasuki hati

Kau terus memaksa masuk
Meski pintu ditutup rapat
Bahkan bisa lewat lubang jendela

Aku jadi gila,
Karenamu,
Dengan egomu,

Jangan datang lagi,
Pergilah tanpa menjejak,
Lewat lorong rindu
Di sana..

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis

Mengarungi samudra kata di belantara kota

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah