Membentak anak ! Satu Langkah Membuat Ia Jadi Pembangkang.

Banyak dari orang tua yang masih suka membentak anak. . ya, meskipun mungkin sebagian besar ada yang melakukan nya tanpa sadar, tapi gak sedikit juga tuh dari kita yang menjadikan kegiatan 'membentak' itu seperti kebiasaan. 

kalo kata orang sunda mah, "mun teu dikitukeun moal ngarti " (kalo gak digituin gak akan ngerti ).

Padahal, jika ditelisik lebih jauh dengan ilmu cocokologi milik Kang Sule – kegiatan membentak anak bukan cuma bikin anak tambah rewel tapi bikin kantong kita juga tambah tipis.

Lah, hubungan nya apa ? 

Tanyakan pada Kang Sule dan Mang saswi yang bikin teori, hehe

Sejatinya, anak yang lagi rewel itu sebenarnya cuma lagi caper alias - Cari Perhatian

Mereka cuma butuh ditatap dan ditanya. Apa yang mereka mau atau apa yang sedang mereka rasakan. Cukup gunakan bahasa yang baik dan tutur kata yang lembut. Perlahan tapi pasti, sang anak pasti akan luluh dan menjadi lebih mudah kita kendalikan.

Kalau dibentak, bukan nya diam, yang ada anak malah tambah rewel dan menangis.

Dan kalau sudah seperti itu, jurus jitu yang biasanya emak-emak keluarin biar anak nya diam itu "keluarkan uang dua ribu, dan kasih anak nya buat jajan beli es kiko ke warung mak ijum. Hadehhh  -_-

Itu kalau anak nya satu. Bagaimana nasib yang punya anak banyak dan semuanya rewel ? 

Coba bayangkan. Bukan kah itu benar-benar mempengaruhi ketebalan dompet kita ?

Capek rapihin rumah, anak rewel minta makan=> langsung bentak anak, "kamu gak bisa tunggu sebentar ! Gak liat bunda lagi capek !!"

Lagi asik nonton gosip, anak dateng ganggu minta jajan, " makkk. . mau beli ituuuu " emak naik darah "Jajan mulu, baru juga abis makan ! " – padahal makan siang udah lewat dua jam yang lalu, makan sore belum otw dan makan pagi ?? sudah jangan di tanya !! -

Padahal hal tersebut jelas tidak bisa dibenarkan. Mungkin untuk sesaat anak memang akan jadi penurut karena takut, tapi perlu para ibu ketahui.. Bahwa membentak anak ternyata bisa mempengaruhi tingkat kecerdasan otak nya.

Faktanya, dalam setiap kepala seorang anak terdapat lebih dari 10 triliyun sel otak aktif yang sudah siap tumbuh. Dan satu bentakan atau kata kasar, dapat menggugurkan lebih dari 1 milyar sel otak - saat itu juga !!. 

Itu hanya satu bentakan atau kata kasar. Lalu bagaimana jika disertai satu pukulan atau cubitan ? sudah tentu, bermilyar-milyar sel otak akan langsung terbunuh dan lebur saat itu juga.

Bentakan pada anak juga dapat menimbulkan akibat yang cukup fatal. Efek jangka panjang nya, dapat mempengaruhi sisi psikologis dan daya tangkap anak di masa depan. 

Seseorang yang sering mengalami bentakan di masa lalu ( masa kecil nya ) bisa tumbuh menjadi seseorang yang lebih pendiam dan tertutup. Lebh banyak melamun dan juga lambat dalam memahami sesuatu.

Meraka juga akan sulit untuk mengontrol rasa marah, panik, dan sedih yang mereka rasakan, hingga mudah membuat meraka terserang stress dan berakhir dengan depresi.

Hal ini terjadi karena meraka kesulitan memahami pola-pola masalah yang meraka hadapi, dan itu semua akibat dari sedikit nya sel-sel otak yang aktif dalam kepala meraka.

Selain itu perasaan takut yang tumbuh dalam diri sang anak malah akan membuatnya malah jadi memberontak dan tidak percaya orang tua.

Sama hal nya seperti yang pernah dijelaskan Dr. Laura markham, - seorang Psikolog klinis di Universitas Coloumbia - mengatakan - "anak memiliki kecenderungan menutup diri secara emosional jika dibentak." lebih lanjut ia mengatakan jika hal tersebut bisa mempengaruhi hubungan orang tua dan anak. 

So, para momy yang cantik gak mau kan kalau karna hal sepele jadi merusak hubungan anatara momy dan anak.

Lalu, apa yang harus kita lakukan agar tak lagi membentak anak ?!!

Ada ko caranya. Tapi gampang-gampang susah. Intinya, semua kembali pada diri kita sendiri, bisa tidak nya kita menahan amarah agar tak lagi menyakiti hati sang anak.

Dan HopeV bakal kasih sedikit tips buat para momy yang mau coba tahan amarah atau menghilangkan kebiasaan membentak anak.

1. Saat anak menjadi susah dikendalikan atau memberontak. Cobalah dengan mulai bernafaslah dengan tenang. 

Terlihat sepele memang. Tapi belajar mengendalikan diri dengan cara bernafas setenang mungkin agar tidak terbawa arus emosi yang tampa sengaja tercipta saat mendengar rengekan anak itu ternyata tak semudah yang kita bayangkan. Butuh tekad yang kuat dan yang peasti memerlukan tingkat kesabaran ekstra agar tidak mudah terbawa emosi dan berujung dengan menyakiti si kecil dengan bentakan kita.

2. Tutup mata sesaat sebagai metode penenang diri. 

Jika sudah merasa lebih baik, coba buka mata perlahan dan tatap wajah anak. 

Biasanya, seorang ibu akan langsung luluh hanya dengan melihat wajah anak yang memelas.

Percaya atau tidak, tapi titik terlemah seorang ibu ada pada mata dan wajah anak nya. saat melihat mata anak berkaca-kaca, atau saat melihat anak sedang murung karena sedih atau sakit. Secara otomatis seorang ibu pasti akan ikut merasakan sedih atau sakit yang sedang dirasakan sang anak. Karena yang berharga bagi seorang ibu adalah saat melihat anak nya tersenyum dan tertawa gembira. 

Jadi, coba sekali sekali, saat sedang ingin marah – tatap mata anak dengan jelas. Tidak perlu lama. Karena meski beberapa detik, ibu pasti akan bisa merasakan kasih sayang yang terpancar dari mata anak.

3. Setelah itu, cobalah untuk bertanya dengan baik-baik, apa yang sebenarnya anak inginkan. Tapi jika memang kita merasa sedang tidak mampu untuk menuruti kemauan meraka. beri pengertian pelan-pelan. 

Kadang yang membuat kita gak nyambung bicara dengan anak, bukan karena tingkat bahasa kita berbeda dengan mereka. Tapi karena cara penyampaian kita yang terkadang kurang tepat dan malah bikin miss communication kita sama anak itu menjadi tambah parah. Jadi jangan salahkan anak kalo dia gak ngerti omongan kita.

Dan yang terpenting, satu hal yang perlu para momy didunia ini ketahui. Kita semua punya anak yang baik dan penurut. Anak yang cerdas dan penyayang dan juga anak yang jujur dan dermawan.

Hanya saja terkadang tanpa sadar, ada bebrapa sikap atau perkataan kita yang akhirnya malah membuat mereka jadi pembangkang. 

Anak nakal itu wajar makk, namanya juga anak-anak.

Kalo bapak nya yang nakal, baru itu kurang ajar. Wajib dikasih wejangan tujuh hari tujuh malam biar gak nakal lagi, iya toh !!

 

So, sedikit pesan dari HopeV buat para ibu di seluruh dunia.

Ajari anak dengan kasih sayang dan cara yang positif. Beritahu mereka dengan tutur kata lembut dan tulus. Jika kita bisa mengajari mereka dengan hati, kenapa harus pake emosi ??

 

Salam sayang dari HopeV yang juga emak-emak, and don’t forget, - smile for beautiful Indonesia !! 

 

thanks and best regards

HopeV

 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Tentang Penulis

suka menulis meski hanya amatir. hobi membaca dengan tigkat imajinasi yang masih rata-rata. mohon bantuan nya :)

Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah