Puisi - Sopan Santun, Wanita Itu

Aku pernah berpapasan denganmu
Senja yang ku ingat hingga jingga muncul di langit, waktu itu
Kau turun dari angkot warna biru, mematung, dan berlalu
Berjalan dengan kaki sedikit diseret, karena ransel besar di punggungmu, pikir ku

Kau berjalan dengan tertunduk
Bukan karena kesal, atau kebiasaanmu, tapi karena pemuda-pemuda di sampingmu
Bersiul dan menggodamu, dan aku yakin kau tak akan terrayu
Aku sedikit tahu tentangmu, tentang sopan santunmu

Aku duduk di depanmu, kau menunduk saat tak sengaja menatap mataku
Aku terkejut, dan membuang tatapanku kemana pun yang tak kau tuju
Hingga waktu berlalu, mataku tetap menuju keberadaanmu
Dan tak pernah aku tahu, kau tak sedikit pun mengangkat wajahmu

Begitu kita berpapasan waktu itu
Dan semua yang ku ingat tentangmu hanya sehelai rambut yang keluar dari jilbabmu, dan bergerak-gerak di pipimu

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Feb 23, 2020, 1:58 AM - Alfiah khairiatul fikri
Feb 23, 2020, 1:53 AM - Nami Jaya
Feb 20, 2020, 6:17 PM - Fitri Indahyani
Feb 18, 2020, 4:35 PM - Fitri Indahyani
Feb 16, 2020, 2:49 PM - Nami Jaya
Feb 10, 2020, 12:45 PM - Fitri Indahyani
Tentang Penulis
Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah