Tidak Selalu Cantik, Inilah Risiko dan Efek yang Mengerikan dari Tanam Benang di Wajah

Ingin selalu terlihat cantik dan takut terlihat tua selalu identik dengan perempuan. Padahal, penuaan adalah proses alami yang tidak bisa dihindari semua manusia. Perubahan fisik yang paling jelas terlihat, seperti rambut mulai beruban, muncul bintik hitam, terdapat kerutan, dan kulit mengendur. 

Ternyata, produk kecantikan tidak cukup sebagai solusi pencegahan penuaan, bahkan ada beberapa wanita yang memilih melakukan tanam benang pada wajah guna mengangkat kulit agar tetap kencang. Meski dianggap aman, tetapi masih ada risiko dan efek samping yang mengintai. Apa saja itu? Yuk, keep reading. 

 

1. Nyeri

Foto: Alodokter

Tidak hanya infeksi, efek tanam benang di wajah akan merasakan nyeri. Hal ini karena menanam benang di area wajah sama seperti memaksa kulit untuk beradaptasi pada benda asing yang masuk. Bisa saja kamu merasakan tidak nyaman di wajah, terasa nyeri di bagian belakang telinga, dan pergerakan kulit di area pipi yang terbatas akan membuatmu sulit membuka mulut. 

 

2. Infeksi 

Foto: kompas.co

Jika ingin melakukan tanam benang dan kebetulan jenis kulitmu sensitif, wajib untuk berhati-hati karena bila tidak cocok akan mengalami infeksi ringan bahkan berat. Seperti muncul benjolan, bentuk yang tidak simetris, sampai mengalami luka, bahkan hingga bernanah.  

 

3. Benjolan sampai Bernanah

Foto: viva.co.id

Risiko dan efek samping paling fatal dari tanam benang, yaitu wajah mengalami pembengkakan dan benjolan yang tidak wajar.  Apalagi jika terjadi infeksi di dalamnya justru akan menimbulkan luka dan nanah yang berbahaya. 

Baca juga : Rutin masker dan makan buah tomat bikin wajah cantik glowing

4. Dilakukan oleh Tenaga Ahli

Foto: tempo.co

Tanam benang harus dilakukan oleh tenaga ahli guna meminimalisir risiko yang ada. Jika terjadi kesalahan kamu akan mengalami perubahan posisi benang yang cukup berbahaya seperti putus atau bergeser.  

Inilah beberapa risiko dan efek samping dari tanam benang. Nah, jika kamu mengalami salah satu gejala seperti di atas setelah melakukan tanam benang, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga bermanfaat. 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Artikel Populer
Des 17, 2019, 7:00 PM - Arini Rahmatia
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 19, 2019, 12:20 AM - Nurul Khomsin Amaliyyah