Waduk Sermo, Destinasi Wisata Alam Jogjakarta

Jogjakarta, adalah kisah dan kenangan yang pernah jatuh bertumpah ruah di sudut hati orang-orang yang pernah berkunjung kesana. Jogjakarta adalah cinta yang akan membawa kita kambali, entah di jalanan Malioboro, di Parangtritis, atau juga di warung Mangut Lele Mbah Marto.

Alam jogja merupa anugerah tuhan untuk kita syukuri bersama, dalam setiap kesempatan, dimana kita akan berkunjung-kunjung tawa dalam temu. Jogjakarta merupa guguran kecil surga dengan segala keramahannya yang terpahat disetiap senyuman masyarakatnya. 

Jogjakarta juga akan hadir diantara aku, kamu dan kalian. Berkunjunglah ke daerah Kulonprogo, barangkali kita bisa menyusuri keheningan alam Jogja yang lain daripada yang lain. 

Disana tak ada mall, tak ada cafe dengan beragam spot foto yang Instagramable, tak ada pula kebisingan musik-musik party layaknya di diskotik. 

Disana, kita bisa memandangi dataran luas nan hijau, menghampar seluas pandang. Kita bisa bersama menekuri setiap jejak langkah kaki, hingga berakhir di tepi sebuah waduk. 

Ya, waduk Sermo, demikianlah namanya dikenal sebagaimana adanya. Tempat itu bisa menjadi salah satu titik persinggahan sejenak ingatan kita. Jika bukan waduk Sermo, maka kita singgah ke waduk Semar yang berada tepat disampingnya. 

Disana tetaplah Jogjakarta, alam Jogja dengan segala keindahannya yang akan mengheningkan diri kita atas segala kebisingan yang ada di perkotaan. Kita akan belajar mengeja makna dari setiap detik yang menyusuri jalan sunyi usiaku, begitu pula jalan sunyi usiamu. 

Hamparan rerumputan dan ilalang hijau disana adalah penyangga atas segala keindahan yang tlah menghampari ingatan kita. Tak juga barisan bukit-bukit hijau nan kesepian itu, senantiasa memunggungi kita dikala angin malam menerpa dari balik tenda-tenda yang kita bangun. 

Lalu katakanlah, bahwa tenda-tenda yang kita bawa itu menjadi monumen sementara yang menandai kebersamaan kita di masa liburan. Januari 2020 yang masih teramat muda, Waduk Sermo yang mempertemukan kita semua. Mahal lah kiranya harga kebersamaan ini, kendati hanya perlu membayar Rp.10.000,00 untuk masuk kesana. Betapapun rasanya, akan kubayarkan berapapun untuk sebuah pertemuan di Waduk Sermo ini, atau bahkan di Waduk Semar. 

Hargowilis, Kulonprogo, Jogkakarta, katakanlah dengan penuh niatan dan usaha, maka kau akan mencapai bertapak-tapak keindahannya. Bersama-sama kita menggigil haru, berbagi kehangatan bersama, ditengah api unggun yang kita buat bersama. Menuju kembali ke jalan sadar, bahwa kita hanyalah mahluk kecil yang rapuh, manusia yang tengah berusaha untuk mengeja kembali kebesaran dan keindahan kuasaNya. 

Biarkan waktu di Waduk Sermo terus bergulir, menelusup diantara lebatnya rerumputan hijau di belakang tenda kita. Barangkali nanti diperdengarkan nyanyian burung-burung kecil yang suara kicaunya silih bersahutan. 

Barangkali kita akan menyaksikan pula waduk Sermo akan bermahkotakan Sun Rise pagi. Jika diberkati kehendak takdirNya, mungkin pula kita akan menyaksikan Waduk Semar yang bermandikan cahaya dari lembahyung senja, tempias airnya yang bercucuran wajah senja. 

Baca juga : Pesona 3 tempat wisata di batu malang

 

Marilah bersama, memahatkan harapan di Jogjakarta, dimana Waduk Sermo dan Waduk Semar menantikan kita untuk bertemu kembali. Sekali lagi, segala kenangan di awal tahun 2020 yang masih begitu muda ini akan membawa kembali kita disini, di Jogjakarta. Diantara Waduk Sermo dan Waduk Semar, tepatnya. 

Salam lestari, Jogjakarta sepanjang ingatan. Jogjakarta dalam sejarah hidup kita, bersama. Selamanya. 

Menikmati artikel ini? Tetap terinformasi dengan bergabung buletin kami!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Artikel terkait
Tentang Penulis

Seorang buruh tulis yang tak pernah takut menempuh jalan sunyi di jalur perjuangan. Mahasiswa semester lanjut yang sedang menuntaskan tanggung jawab kemandirian dan membawa kebermanfaatan.

Artikel Populer
Jan 5, 2020, 4:29 PM - Harti Susanti Apriliani
Des 31, 2020, 6:13 AM - Mardiana
Jan 18, 2020, 12:29 PM - Nurul Khomsin Amaliyyah
Des 27, 2019, 4:00 AM - Istainu